TERBARU


Kajian Tangguh PCM Kanigoro Blitar, Ustadz Ivana Kusuma Bahas Tanda-Tanda Kiamat

Ustadz Ivana Kusuma, LC. dalam Kajian Tangguh PCM Kanigoro di Masjid MIA Jatinom Blitar, Rabu (7/1/2026). (Agus Fawaid).



Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kanigoro Kabupaten Blitar kembali menggelar Kajian Tangguh, pada hari Rabu (7/1/2026) malam. Kajian rutin yang dilaksanakan setiap tanggal tujuh setiap bulan ini digelar di Masjid Muhammad Ibrahim Al-Amru (MIA) Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Kajian Tangguh yang merupakan singkatan dari Tanggal Tujuh ini dimulai setelah Sholat Isya’ berjamaah dan berlangsung hingga selesai. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh pengurus PCM Kanigoro sebagai upaya penguatan pemahaman Keislaman warga Muhammadiyah dan 'Aisyiyah setempat.

Puluhan peserta tampak hadir mengikuti kajian. Mereka berasal dari unsur pengurus dan anggota PCM, PRM, PCA, PRA, PCPM, PCNA, warga Muhammadiyah dan Aisyiyah, para simpatisan, serta guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berdomisili di Kecamatan Kanigoro. Para peserta terlebih dahulu melaksanakan Sholat Isya’ berjamaah sebelum mengikuti kajian hingga akhir.

Pemateri kajian yang dihadirkan dalam Kajian Tangguh berganti setiap bulannya. Pada kesempatan kali ini, PCM Kanigoro menghadirkan Ustadz Ivana Kusuma, Lc., da’i dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blitar.

Dalam pemaparannya, Ustadz Ivana Kusuma, Lc. menyampaikan materi tentang tanda-tanda kiamat. Ia menjelaskan bahwa salah satu tanda kiamat adalah munculnya para pendusta yang mengaku sebagai nabi, padahal Nabi Muhammad adalah penutup para nabi dan tidak ada nabi setelah beliau.

“Tanda-tanda kiamat itu bukan untuk menakut-nakuti, tetapi menjadi pengingat agar umat Islam semakin memperkuat iman dan amal saleh,” ujar Ustadz Ivana Kusuma.

Ia juga menyampaikan tanda-tanda lain seperti semakin meluasnya perdagangan dan saling mendekatnya pasar, banyaknya kegiatan tulis-menulis dan penyebaran ilmu yang tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang benar, maraknya kebodohan dan kejahatan, banyaknya pembunuhan tanpa sebab yang jelas, cepatnya berlalu waktu, meluasnya praktik riba, hingga hilangnya amanah dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, fenomena-fenomena tersebut sudah banyak terlihat dalam kehidupan saat ini dan hendaknya menjadi bahan muhasabah bersama. “Ketika amanah sudah disia-siakan dan urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, itu menjadi peringatan serius bagi umat,” tambahnya.

Salah satu Dalil tentang tanda-tanda kiamat adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat Muhammad ayat 18:

فَهَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَن تَأْتِيَهُم بَغْتَةً ۖ فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا ۚ فَأَنَّىٰ لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Artinya: “Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat, yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba. Sungguh, tanda-tandanya telah datang. Maka bagaimana kesadaran mereka apabila hari kiamat itu sudah datang kepada mereka.”

Harapannya, Kajian Tangguh dapat terus istiqamah dilaksanakan dan menjadi sarana pembinaan ruhiyah serta intelektual bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar.

📝Agus Fawaid
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment