Refleksi Akhir Tahun 2025, Menyambut Tahun Baru 2026 dengan Empati dan Semangat Kebangkitan
0 minutes read
Oleh: Ismail Nurfika, S.H
Di penghujung tahun 2025, kita bersiap menyambut Tahun Baru 2026 Masehi. Namun, suasana kali ini terasa berbeda. Duka mendalam menyelimuti sebagian wilayah Sumatera dan daerah lain di Indonesia akibat bencana banjir yang melanda. Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang kerentanan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini.
Seruan Empati dan Solidaritas
Dalam situasi seperti ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blitar menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak hanyut dalam euforia pesta perayaan tahun baru. Alih-alih, mari kita jadikan momen ini sebagai waktu untuk merenung, berintrospeksi, dan menumbuhkan rasa empati serta solidaritas terhadap sesama.
Bencana banjir yang terjadi adalah ujian bagi kemanusiaan kita. Uluran tangan, doa, dan dukungan moril sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang terdampak. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang peduli, gotong royong, dan siap membantu meringankan beban mereka.
Semangat Kebangkitan dan Persatuan
Tahun Baru 2026 harus menjadi momentum bagi kita untuk bangkit dari keterpurukan. Semangat kebangkitan ini harus diiringi dengan persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa. Kita tidak bisa menghadapi tantangan ini sendirian. Dengan bersatu, kita akan lebih kuat dan mampu mengatasi segala kesulitan.
Refleksi Spiritual dan Penataan Kehidupan Berbangsa
Selain itu, tahun baru ini juga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi spiritual. Mari kita menengok kembali perjalanan hidup kita selama setahun terakhir. Apa yang sudah kita lakukan? Apa yang perlu diperbaiki? Bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang?
Refleksi spiritual ini harus diiringi dengan penataan kehidupan berbangsa yang lebih baik. Kita harus kembali kepada nilai-nilai luhur Pancasila dan agama sebagai landasan dalam membangun Indonesia yang lebih baik, produktif, dan beradab.
Teladan dari Para Elit
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blitar juga mengajak para elit bangsa untuk memberikan teladan yang baik bagi masyarakat. Para pemimpin harus menjadi contoh dalam kesederhanaan, kejujuran, dan pengabdian kepada negara. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat dan pembangunan bangsa akan berjalan lebih lancar.
Menuju Indonesia yang Lebih Baik
Tahun Baru 2026 adalah kesempatan bagi kita untuk memulai lembaran baru. Mari kita tinggalkan segala kesalahan dan kekurangan di masa lalu, dan fokus pada upaya membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.
Dengan semangat empati, solidaritas, kebangkitan, persatuan, refleksi spiritual, dan teladan dari para elit, kita yakin bahwa Indonesia akan mampu mengatasi segala tantangan dan menjadi bangsa yang maju, adil, dan makmur.
Selamat Tahun Baru 2026! Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.
Blitar, 31/12/2025
Menjelang tengah malam
Ismail Nurfika, S.H
Wakil Ketua PDM Kab. Blitar