Teguh Wilarto Resmi Nahkodai PCPM Wlingi, Ini Pesan Penting Ketua PDPM
![]() |
| Serah terima, ketua PCPM Lama, Joko Susanto kepada ketua PCPM baru. Dok/PDPM |
Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Wlingi sukses menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) pada 17–18 Maret 2026 di At Tauhid Center, Babadan, Wlingi.
Agenda ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan baru untuk periode mendatang.
Melalui rapat formatur yang berlangsung dinamis, terpilih Teguh Wilarto sebagai ketua PCPM Wlingi. Ia akan didampingi oleh Bayu Krisdianto sebagai sekretaris dan Agung Sri Pamungkas sebagai bendahara.
Formasi ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam penguatan gerakan kepemudaan Muhammadiyah di tingkat cabang.
Pembukaan Musycab turut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Blitar, Bukhori Muslim.
Dalam sambutannya, Bukhori menekankan bahwa menjadi pimpinan dalam organisasi kepemudaan tidak harus menunggu sempurna.
“Menjadi pimpinan Pemuda Muhammadiyah tidak harus sosok yang sempurna. Semua dijalani melalui proses, belajar sambil jalan,” ujarnya di hadapan peserta Musycab.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wlingi yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap kaderisasi dan keberlangsungan organisasi.
Menurutnya, sinergi antara generasi muda dan senior menjadi kunci keberhasilan gerakan Muhammadiyah di tingkat lokal.
Menariknya, Musycab PCPM Wlingi ini menjadi yang pertama digelar dari total 15 PCPM se-Kabupaten Blitar.
Bukhori berharap pelaksanaan ini dapat menjadi inspirasi bagi cabang lainnya untuk segera menyelenggarakan agenda serupa.
“Ini Musycab perdana dari 15 PCPM di Kabupaten Blitar. Semoga bisa menjadi pemantik dan inspirasi bagi yang lain,” tambahnya.
Selain agenda pemilihan pimpinan, Musycab juga diisi dengan penataan organisasi dan penguatan struktur kelembagaan.
Proses ini didampingi oleh Wakil Ketua PDPM Kabupaten Blitar bidang Organisasi dan Perkaderan, Ahmad Baihaqi Hakim, yang memberikan arahan teknis terkait tata kelola organisasi yang efektif dan berkelanjutan.
Pasca-Musycab, jajaran ketua, sekretaris, bendahara (KSB) bersama tim formatur akan segera menyusun struktur kepengurusan lengkap.
Struktur ini nantinya akan menjadi fondasi dalam menjalankan program kerja PCPM Wlingi untuk periode Musyawarah Cabang (Musycab) 2026–2029.
Dengan terselenggaranya Musycab ini, PCPM Wlingi diharapkan mampu menjadi motor penggerak dakwah dan pemberdayaan pemuda yang progresif, sekaligus memperkuat peran strategis Pemuda Muhammadiyah di tengah dinamika masyarakat lokal. []
