TERBARU


Arunika Pelajar 2026, Cara Hangat IPM Blitar Raya Rawat Kader di Alam Terbuka



Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Blitar Raya sukses menggelar Arunika Pelajar 2026: Temu Pelajar Blitar Raya di Hutan Loji Pinus, Gandusari, Wlingi, Kabupaten Blitar pada Sabtu (29/8/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk merawat kader persyarikatan langsung dari akar rumput.

Sesuai dengan namanya, 'Arunika' yang bermakna cahaya harapan baru, kegiatan ini hadir sebagai wadah untuk memperkenalkan IPM dengan cara yang hangat, menyenangkan, dan membahagiakan.

Ketua Pelaksana, Irsyad Fahreza, dalam laporannya saat pembukaan menyampaikan bahwa acara ini didesain sangat eksklusif. 

"Arunika kali ini hanya diikuti oleh 50 pelajar Muhammadiyah maupun umum dari seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Blitar Raya. Kami terpaksa membatasi kuota dan menolak beberapa pendaftar agar panitia bisa fokus memberikan perhatian dan pendampingan maksimal kepada seluruh peserta," ujarnya.

Dukungan Penuh Ayahanda
Kegiatan ini mendapat apresiasi luar biasa dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Sebelum hari pelaksanaan, panitia rutin melakukan Turun ke Bawah (Turba) ke seluruh PCM di Kota maupun Kabupaten Blitar. Hasilnya, banyak PCM yang merespons positif dengan mengirimkan kader terbaiknya.

Pembukaan acara di alam terbuka ini dihadiri oleh Ayahanda PDM Kabupaten Blitar dan Wakil Ketua PDM Membidangi Kepemudaan Kota Blitar. Wakil Ketua PDM Membidangi Kepemudaan Kota Blitar memberikan arahan agar seluruh peserta senantiasa menjaga keselamatan selama di alam, menjaga kelestarian lingkungan, dan mempererat ukhuwah.

Sementara itu, perwakilan PDM Kabupaten Blitar yang sekaligus membuka acara secara resmi, memberikan pesan penyemangat yang membakar antusiasme peserta. 

"Modal utama kita untuk menjadi generasi pemimpin di masa depan adalah integritas dan kompetensi," pesannya di hadapan puluhan pelajar.

Dari Diskusi hingga Mozaik Harapan


Usai pembukaan, keceriaan peserta semakin bertambah saat panitia membagikan merchandise eksklusif berupa totebag edisi Arunika, dua buah gantungan kunci, slayer kegiatan, block note, dan bolpoin. 

Kehangatan pagi di bawah rimbunnya pinus dilanjutkan dengan coffee morning dan sarapan sehat bernuansa tradisional: nasi kuning, umbi-umbian kukus, teh hangat, dan kopi.

Setelah perut terisi, peserta diajak berdiskusi bersama Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jawa Timur, Ipmawan Alfin, yang membawakan materi tentang "Arah Gerak IPM".

Pemahaman peserta langsung diuji melalui mini project berkelompok. Mereka membuat mind mapping tentang sejarah dan harapan mereka terhadap IPM. Tak berhenti di situ, setiap peserta diberikan sticky note untuk menuliskan ide dan harapan pribadinya. 

Kertas-kertas penuh cita-cita itu kemudian ditempelkan bersama pada sebuah papan bernama Mozaik Arunika: Dari Harapan Menjadi Aksi, Papan Ide dan Harapan Pelajar IPM.

Harmoni Intelektual, Fisik, dan Pesan Penutup
Panitia menyadari bahwa kader yang baik harus memiliki keseimbangan antara intelektual dan fisik. Oleh karena itu, peserta diajak mengikuti outbound seru yang dipandu oleh Dewan Sughli Daerah (DSD) Blitar Raya. 

Berbagai permainan ketangkasan dan kekompakan sukses membangun bonding antar peserta. Kegiatan kemudian disambung dengan bersih diri, melaksanakan shalat dan makan siang bersama. 

Panitia memanjakan peserta dengan hidangan ayam bakar, buah potong segar, aneka snack, serta minuman. Menjelang sore, peserta diberikan waktu bebas untuk menikmati keindahan alam Hutan Loji Pinus.

Menjelang akhir acara, Ketua Umum IPM, Ilma Amalia, dalam closing kegiatan menegaskan bahwa Arunika adalah wujud nyata ikhtiar organisasi. "Ini adalah upaya kita untuk kaderisasi persyarikatan. 

Harapannya, mereka tidak hanya menjadi kader tangguh bagi IPM, tetapi secara umum siap menjadi pelanjut tampuk pimpinan persyarikatan di masa depan," tegasnya.

Inti dari pesan penutup tersebut adalah sebuah harapan besar agar sepulang dari kegiatan ini, para peserta dapat membawa pulang banyak hal baik dan wawasan baru, sekaligus memantapkan diri menjadi kader IPM secara khusus, dan kader persyarikatan secara umum.

Penulis: Rizky Irawan
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment