Outing Class SD Muhammadiyah Satu Kesamben Naik Kereta Api, Belajar Langsung dari Stasiun
BLITAR — SD Muhammadiyah Satu Kesamben menggelar kegiatan outing class dengan menggunakan kereta api pada Rabu, 23 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi siswa melalui pengalaman langsung di lingkungan perkeretaapian.
Dalam kegiatan ini, para siswa melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari Stasiun Kesamben menuju Stasiun Blitar.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan edukasi di perjalanan, rombongan kembali menuju Stasiun Kesamben.
Outing class tersebut dikemas dengan edukasi mengenai layanan dan tata cara menggunakan transportasi kereta api.
Siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai tahapan yang perlu dilakukan ketika bepergian menggunakan kereta api.
Kepala SD Muhammadiyah Satu Kesamben, Mastika Septiani Putri, M.Pd, berharap kegiatan tersebut dapat membantu siswa memahami tata cara naik kereta api secara benar.
Menurutnya, pembelajaran tidak berhenti di dalam ruang kelas. Siswa perlu melihat dan mengalami secara langsung berbagai hal yang sebelumnya mereka pelajari melalui teori.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan proses perjalanan kereta api, mulai dari pembelian tiket, proses check-in, boarding di stasiun, hingga aturan yang harus dipatuhi selama perjalanan.
Pengalaman tersebut juga memberi kesempatan kepada siswa untuk mengenal lingkungan stasiun secara langsung. Mereka dapat melihat berbagai aktivitas yang berlangsung di stasiun sekaligus mengenal profesi yang berkaitan dengan perjalanan kereta api, seperti masinis dan kondektur.
Kegiatan outing class juga diarahkan untuk mendukung perkembangan karakter siswa. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kemandirian.
Selama perjalanan, siswa belajar mengurus kebutuhan pribadi dan menjaga barang bawaannya sendiri. Mereka mengikuti kegiatan bersama guru dan teman tanpa didampingi langsung oleh orang tua.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk rasa tanggung jawab dalam diri siswa. Mereka belajar memahami bahwa bepergian bersama kelompok membutuhkan kesiapan untuk menjaga diri sekaligus memperhatikan orang lain.
Aspek kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Siswa belajar mengikuti tata tertib yang berlaku di stasiun dan kereta api, termasuk antre dengan tertib, menjaga ketenangan, serta mengikuti arahan guru dan petugas.
Mereka juga diperkenalkan pada pentingnya menghargai petugas maupun penumpang lain selama berada di ruang publik.
Selain kemandirian dan kedisiplinan, outing class tersebut menjadi ruang untuk membangun kepedulian sosial dan lingkungan. Siswa berinteraksi dengan teman dalam kelompok, bekerja sama selama perjalanan, serta menjaga kekompakan bersama guru.
Perjalanan menggunakan kereta api memberi pengalaman berbeda bagi siswa SD Muhammadiyah Satu Kesamben. Suasana stasiun, proses naik kereta, perjalanan antarkota, hingga aktivitas di dalam gerbong menjadi bagian dari pembelajaran yang mereka alami secara langsung.
Dengan demikian, outing class dari Stasiun Kesamben menuju Stasiun Blitar dan kembali ke Kesamben tersebut menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang memadukan pengetahuan, pengalaman, serta pembentukan karakter siswa. []
📝 Tika

